✦ Tentang Tempat Ini
Kediri mencetak rekor spektakuler dalam leksikon makro-infrastruktur Indonesia dengan peluncuran Bandara Internasional Dhoho. Entitas ini adalah bandar udara nir-APBN pertama di republik ini yang direalisasikan lewat model bisnis KPBU unsolicited, didanai dengan kapital 100% dari korporasi swasta raksasa. Mengusung terminologi \"Dhoho\" dari kata Daha/Dahanapura yang berarti \"Kota Api\" pada masa kemasyhuran Kerajaan Kadiri, fasad bandara seluas 18.224 meter persegi ini dikemas sangat estetis. Lobi terminal mendemonstrasikan taman konsep atap terbuka (open roof) menyerupai kompleks candi prasejarah, diimbangi fungsionalitas mumpuni landasan pacu mulus sepanjang 3.300 meter (memenuhi kualifikasi wide-body aircraft hingga sekelas Boeing 777 untuk potensi penerbangan umrah dan haji). Beroperasi secara praktis dari 04.00 hingga 03.00, konektivitas tahap awal didukung oleh maskapai Super Air Jet yang menjembatani rute strategis esensial Jakarta (CGK) menuju Kediri (DHX) sebanyak tiga kali seminggu, didukung armada ekosistem layanan antar jemput (shuttle) pemesanan terdigitalisasi (e-money) yang mereduksi ketimpangan akses transportasi wilayah.
