Getuk Pisang UD. Rasa Manis
📍 Kota Kediri
✦ Tentang Tempat Ini
Salah satu pelestarian peradaban kriya kuliner yang mampu menerobos zaman modern di Kediri adalah penguasaan modifikasi asupan karbohidrat sekunder menjadi Getuk Pisang. Berbeda dengan daerah lain yang lumrah menggunakan substitusi pati ubi kayu (singkong) sebagai getuk, pengrajin kuliner Kediri secara dogmatis mencurahkan keahlian mereka menggunakan bahan utama kultivar Pisang Raja Nangka murni lokal. Pisang segar dipanaskan melalui media penguapan rebus yang sangat lama untuk merekayasa kelembutan molekuler selulosa seratnya, sebelum akhirnya ditumbuk halus mekanis, diformasi bentuk presisi memanjang bagaikan selongsong batang lontong bulat panjang, lalu dilapisi isolator pelepah dan bungkusan berlapis daun pisang murni. Transfusi perpindahan aroma (flavor profile transfer) dari senyawa volatil alami daun pisang kepada getuk yang mendidih tersebut menghasilkan kemanisan tropis pekat, bercampur harmonis dengan jejak sentuhan asam alami (citric notes) bawaan genetik pisang Raja Nangka itu sendiri. Jajanan ini tidak sekadar manis menyentak glikemik indeks, namun adalah sebuah konsumsi sehat natural bebas pengawet.