✦ Tentang Tempat Ini
Terletak di Desa Menang, Kecamatan Pagu, Petilasan Sri Aji Joyoboyo berdiri sebagai titik henti ziarah historis sekaligus magnet spiritual bagi jutaan penghayat kepercayaan Kejawen di seluruh nusantara. Situs ini dipercaya secara dogmatis bukan sebagai lokasi pemakaman jenazah jasmaniah, miruk moksha (hilangnya wujud fisik bersatu dengan alam semesta) setelah merampungkan tugas kerajaannya. Raja Joyoboyo amat dipuja akibat warisan literasinya, \"Jangka Joyoboyo\", sebuah kompilasi ramalan visioner yang secara presisi memprediksi dinamika geopolitik Jawa selama berabad-abad ke depan. Puncak perputaran ekonomi dan spiritualitas di petilasan ini terjadi pada ritus malam 1 Suro (Tahun Baru penanggalan Jawa), di mana ribuan peziarah melakukan prosesi penyucian benda pusaka dan pelarungan kembang setaman yang sarat akan aroma kemenyan dan nilai mistisme.
